FALSAFAH PERKAHWINAN DALAM ISLAM

Untuk faedah kita bersama,  dipaparkan di sini satu tulisan dari Portal YAYASAN DAKWAH ISLAMIAH.

Firman Allah s.w.t yang bermaksud:

“Maha Suci Allah yang menjadikan kejadian semua berpasangan dari sesuatu yang tumbuh di bumi, dari mereka (manusia) dan dari sesuatu yang mereka tiada mengetahui.” (Yaasin: 36) 

Jika kita perhatikan kejadian di langit dan di bumi, jelas menampakkan kebenaran ayat ini. Setiap yang kita saksikan ada pasangannya. Keadaan tanah di bumi, tidak sama rata semuanya, bahkan dijadikan berpasangan antara tinggi dan rendah. Di suatu kawasan penuh dengan tumbuhan menghijau. Di kawasan yang lain berpadang pasir.

Daratan berpasangan dengan lautan. Pokok-pokok yang meliputi bumi ini ada yang jantan dan betina. Kemudian Allah jadikan pula malam berpasangan dengan siang meliputi alam ini.

Binatang-binatang yang hidup di daratan dan di lautan juga berpasang-pasangan jantan dan betinanya. Demikian pula manusia. Atom yang sangat halus yang tidak dapat dilihat dengan pandangan mata dan terdiri dari komponen-komponen yang berpasang-pasangan.

Sila klik di sini untuk mengikut tulisan ini sepenuhnya.

Sumber:   YAYASAN DAKWAH ISLAMIAH

Perihal Admin
A retired government broadcast journalist and communications specialist still actively involved in activities pertaining to ICT and media,

Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.